Hal-Hal yang Wajib Dilaporkan Kontraktor Bangun Rumah pada Klien

Seorang kontraktor bangun rumah punya tanggung jawab penuh untuk menyelesaikan tugasnya. Terutama ketika diamanahi dengan membangun tempat tinggal mulai dari nol. Bagaimana pun persiapannya, hal-hal yang perlu dilaporkan pada klien, tetap wajib dilaporkan. Memangnya apa saja sih?

Bangun Rumah

Pelaksanaan Pekerjaan
Pada poin ini hanya menyangkut tentang pengerjaan rumah dimulai pada tahap persiapan. Sesibuk apa pun kamu, lebih baik sisihkan waktu dulu. Bicarakan baik-baik dengan kontraktor. Misalnya tentang bagaimana bentuk rumah nantinya, luas per ruangan, kebutuhan material, dan lain-lain. Termasuk durasi pengerjaan rumah yang kamu mau.

Setiap kontraktor profesional juga mempertimbangkan apa yang telah kamu putuskan. Tujuannya biar pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Persediaan material yang buruk juga bisa memperlambat pekerjaan. Sebelum digarap, kontraktor juga wajib meninjau seberapa baik persiapan yang sudah ada. Setelah itu, proyek pun bisa dimulai.

Kondisi Cuaca saat Pekerjaan Sudah Dimulai
Perihal cuaca memang berada di luar jangkauan manusia. Sepandai-pandai manusia mengatur rencana, tetap Tuhan yang menentukan. Misalnya lewat perubahan cuaca itu tadi. Katakanlah suatu hari dimulai dengan cuaca cerah, langit biru, matahari bersinar begitu terang, dan lain-lain. Setelah lewat tengah hari, langit jadi mendung dan gelap. Akhirnya hujan.

Sedangkan kamu masih berada di kantor. Kamu tahu kalau saat itu hujan lebat. Pasti kamu khawatir tentang pekerjaan yang sudah dimulai oleh kontraktor. Padahal baru mulai. Andaikata baru dicor, bisa saja strukturnya nanti rapuh. Hal-hal semacam ini harus dilaporkan oleh kontraktor. Minimal agar bisa membuat hatimu tenang.

Perkembangan Bangunan yang Sudah Digarap
Melaporkan boleh. Asalkan jangan terlalu sering. Begitukah yang kamu inginkan? Setiap kontraktor profesional pasti tahu jam-jam sibuk dan jam-jam untuk mengobrol. Selagi cuaca masih cerah dan pembangunan masih lancar, tunda dulu ketika belum tepat waktunya. Hubungi ketika jam-jam istirahat, misalnya jam 12-an siang.

Kontraktor terbaik selalu menjaga kualitas pekerjaannya. Begitu pula kualitas kepercayaan yang sudah diberikan oleh klien. Setiap kali perkembangannya sudah 25%, 50%, 75%, dan 100%, kamu wajib datang ke lokasi. Asalkan jangan terlalu sering mengawasi. Itu kalau kamu sudah menyerahkan sepenuhnya pada kontraktor dan tim.

Bila Kekurangan Tenaga Kerja
Katakanlah ada beberapa tenaga kerja yang berada di bawah pengawasan kotraktor sakit. Alhasil, tenaga kerja yang bertugas jadi sedikit. Ketika ia ingin menambah personel, hubungi klien. Sebagai klien, kamu berhak tahu jumlah tenaga kerja yang berkurang, jumlah keseluruhan, maupun yang bertambah. Caranya dengan tetap menjalin komunikasi.

Kalau kamu belum juga menemukan kontraktor bangun rumah yang profesional, ada baiknya singgah ke situs website Sejasa. Situs itu markasnya para kontraktor bangunan. Mulai dari kelas pemula hingga profesional. Kamu bebas melihat-lihat profil, ulasan, maupun kualitas jasa yang dideskripsikan. Setelah itu, hubungi pihak terkait.

0 Response to "Hal-Hal yang Wajib Dilaporkan Kontraktor Bangun Rumah pada Klien"

Posting Komentar